Bokyerthe_

Knowledge Base

Cara Setup Proxmox untuk Homelab

Tutorial ini menjelaskan bagaimana Bima Prasetio alias Bokyerthe membangun lab server pribadi menggunakan Proxmox. Versi ini dibuat mudah dipahami oleh pembaca non-teknis dan HR yang ingin melihat cara berpikir, kerapian, dan dasar infrastructure skill.

Kembali ke Portfolio

Apa Itu Proxmox Homelab

Homelab adalah server kecil yang dikelola sendiri di rumah untuk latihan, eksperimen, dan menjalankan service pribadi. Proxmox dipakai sebagai hypervisor, yaitu sistem yang memungkinkan satu mesin fisik menjalankan beberapa virtual machine.

Penjelasan sederhana: bayangkan satu komputer utama dibagi menjadi beberapa komputer virtual. Setiap komputer virtual bisa punya fungsi berbeda, seperti web server, monitoring, router lab, atau tempat testing aplikasi.

Alur Kerja Sederhana

  1. Menyiapkan hardware server lokal, storage, dan koneksi jaringan yang stabil.
  2. Menginstall Proxmox VE sebagai sistem utama untuk virtualisasi.
  3. Mengatur IP management agar server bisa diakses dari komputer lain di jaringan rumah.
  4. Membuat bridge network supaya VM bisa terhubung ke jaringan seperti perangkat sungguhan.
  5. Membuat VM Linux pertama untuk latihan web server, service, atau automation.
  6. Membuat kebiasaan backup, monitoring resource, dan dokumentasi perubahan.

Skill yang Terlihat untuk HR

  • Mampu belajar mandiri lewat praktik server nyata, bukan hanya teori.
  • Memahami konsep virtualization, IP management, storage, dan network bridge.
  • Terbiasa membuat lingkungan testing sebelum menerapkan perubahan besar.
  • Punya dasar kuat untuk role Technical Support, IT Support, dan Infrastructure Learner.

Nilai rekrutmen: pengalaman ini menunjukkan Bima Prasetio alias Bokyerthe terbiasa membangun, merawat, dan memecahkan masalah server secara langsung.

Catatan

Catatan ini disusun sebagai ringkasan publik. Screenshot internal, diagram lab detail, dan command sensitif tidak ditampilkan agar dokumentasi tetap aman.